OLFARNESIA merupakan olimpiade kefarmasian tingkat nasional di bidang farmasi klinis untuk mahasiswa farmasi di seluruh Indonesia. Kegiatan OLFARNESIA dilaksanakan dengan 4 tahap penyeleksian, yaitu babak penyisihan, perempatfinal, semifinal dan final. Babak penyisihan (yang terdiri dari 40 tim) dilaksanakan dengan mengerjakan soal-soal pilihan ganda dengan computer based test (CBT), babak perempatfinal (yang terdiri dari 15 tim), babak semifinal (yang terdiri dari 6 tim) dilakukan dalam bentuk Interprofesional Education (IPE). Untuk babak final (yang terdiri dari 3 tim) dilaksanakan dalam bentuk Cerdas Cermat.

Pada tahun ini Olfarnesia di laksanakan pada tanggal 26 hingga 28 April 2018. Tema tahun ini ialah TETRASIKLIN ( Tunjukkan Eksistensi Farmasi Klinik Indonesia ) dengan bidang yang dilombakan yaitu Biofarmasetika, Farmakologi, Farmakokinetik, Farmakoterapi, Fitomedicine  dan Farmakoekonomi.

Di babak final dimana jurinya ialah Wimbuh Dumadi, S.Si., Apt, Pinus Jumaryatno, M.Phil., Ph.D., Apt dan Ingenida Hadning., M.Sc., Apt. Dimana juara pertama mendapatkan Rp  5.000.000,00, Trophy  Kejuaraan, sertifikat ialah Kelompok UNS 1, Kelompok UAD 3 keluar dengan juara kedua dan mendapatkan  uang sebesar Rp  3.000.000, Trophy  Kejuaraan serta sertifikat dan rupiah berjumlah Rp  2.000.000,00, Trophy  Kejuaraan, sertifikat dibawa pulang oleh kelompok UMY 2 sebagai juara ketiga. (wuri)