Kunjungan Industri merupakan program yang di laksanakan oleh para mahasiswa yang mengambil Blok Industri di semester ke-7. “Salah satu dari tujuan dilaksanakan program tersebut ialah memberikan pengalaman dan Informasi riil mengenai industri tersebut di tahapan teknis praktisnya. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk bisa langsung mengamati proses produksi sampai dengan packaging, mendapatkan penjelasan secara langsung oleh apoteker penanggung jawab di industri tersebut” terang Muhammad Fariez K., M.Farm, Apt selaku Dosen Pendamping kunjungan industri.

Untuk tahun ini sendiri, Prodi Farmasi pada tanggal 2 Oktober memberangkatkan 2 bus yang meluncurkan 60 mahasiswa dan 1 dosen pendamping ke Pabrik Herborist yang berada di Semarang kemudian dilanjutkan menuju ke kota hujan untuk mengunjungi Pabrik Galenium.

Selama kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut ramah oleh pihak pabrik kemudian dikenalkan tentang Profil Pabrik-pabrik tersebut. Para mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melontarkan beberapa pertanyaan, bahkan di Pabrik Herborist mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada Direktur Utama pabrik tersebut. Tidak hanya itu saja, mereka juga diajak untuk berkeliling pabrik, menilik bagaimana pabrik beroperasi dan menghasilkan suatu produk. Dan di akhir acara saat berpamitan tidak hanya dibekali oleh ilmu-ilmu yang insyaalah akan bermanfaat, pihak Pabrik juga memberikan buah tangan yang berupa produk pabrik kepada mahasiswa.

“Kunjungan kemarin menarik dan asik jadi dapat membantu mahasiswa untuk membuka dan menambah minat di bidang Farmasi Industri yang awalnya ragu dengan pilihanya dan dapat menjadi acuan kedepan bagi mahasiswa farmasi untuk menentukan di bidang apakah besok dia akan bekerja.” jelas Catur, salah satu mahasiswa yang berpartisipasi dalam agenda tersebut.

“Pesan dan kesanya, yaa kunjungan Farmasi ini untuk kedepanya tetap berjalan supaya dapat memberi wawasan kepada mahasiswa Farmasi tentang salah satu dunia kerjanya di bagian apa aja. Terus kalau bisa untuk industri yang akan di kunjungin di tambah biar nggak Cuma 2 industri saja yang di kunjungi karena untuk daerah jawa aja masih banyak industri-industri farmasi yang masih dapat di kunjungin.” Tambah Catur. (wuri)